Wahyu Rahmana Putra Blog

THERE WILL BE HATERS

  • Home
  • Kategori
    • Sepakbola
    • Pribadi
    • Teknologi
    • Fotball Manager Story

Luis Milla membawa sebanyak 21 pemain di ajang SEA Games 2017 Malaysia ini, hingga dua pertandingan menghadapi Thailand dan Filiphina terhitung Milla sudah memainkan sebanyak 17 pemain, hanya empat yang belum bermain yaitu Dicky dan Satria Tama di posisi kiper serta Ryuji Utomo dan Andi Setyo di posisi bek.

Berarti, Milla memang benar benar teliti dalam memilih pemain, ada dua pemain yang dicoretnya yaitu Gian Zola dan Miftahul Hamdi. Pencoretak keduanya pun pasti beralasan. Untuk Zola, Milla lebih memilih Septian David Maulana sebagai pemain di belakang striker, sementara untuk Hamdi sepertinya ia kalah saing dengan pemain seperti Yabes Roni dan Saddil. Eitt, lupa.. Ada juga nama Nur Hardianto, ya mungkin Nur juga kalah saing sama Marinus Manewar dan Ezra Wallian yang kualitasnya diatas Nur, atau juga karena taktik.

Besok, Timnas sendiri akan menghadapi Timor Leste, menurut saya sih Ryuji akan punya kesempatan dimainkan Milla yang sebelumnya memilih Ricky Fajrin di posisi center bek menggantikan Bagas Adi Nugroho yang cedera.

Jika melihat Timnas dibawah asuhan Milla, penampilanya cukup baik. Passing satu dua khas tiki taka nya Barca menjadi andalan.  Milla juga bukan tidak mungkin akan merombak pemain pada ajang Asian Games nanti. 



Real Madrid resmi menjadi kampiun Supercopa Espana [Jawara Liga bertemu Jawara Cup Spanyol] dimana di leg kedua berhasil menaklukan Barca dengan skor 2-0, sebelumnya juga di leg pertama berhasil menang 3-1 di Nou Camp. Emang, ini bisa dikatakan sebuah kemunduran buat Barca.

Bermain dengan fomasi 3-5-2, Barca justru kesulitan. 3 gelandang dan dua sayap seperti tidak berfungsi, lini tengah justru kalah. Di sisi kiri sudah tidak ada yang bisa meliuk liuk. Entah ini suatu kemunduran atau justru ini adaptasi dari taktik Ernesto Valverde.

Belumlagi, Barca mempunyai masalah dalam aktivitas transfer, setelah kehilangan Neymar mereka justru mendatangkan seorang gelandang dengan mahar yang cukup mahal, yaitu Paulinho dengan harga 40 juta paun. Padahal, dengan uang segitu mereka bisa mendapatkan gelandang yang lebih segar. Lagi pula, di posisi gelandang mereka memiliki banyak pemain, sebut saja Iniesta, Rakitic, Busquets, Roberto, Samper, dll. So, Paulinho untuk apa? penghangat bangku cadangan?

Belakangan juga hastag #BartomeuDimiteYa intinya sih nyuruh si Barto out dari kursi kepresidenan Barca. Hm... Sudah jatuh tertimpa tangga.

Ini adalah kegiatan ketika gue nggak ada kerjaan sepulang sekolah, atau pun malam ketika nggak ada tugas, main ML,bukan Mobile Legends but Master League, salah satu menu di PES. Di ML kita diberi kepercayaan sebagai Manajer dan Pelatih, mengatur formasi, latihan, serta melakukan bursa transfer. 

Dibawah ini adalah skuad list saya di musim kedua. Mewah mewah ya? Lah, kan musim kedua. Di Musim pertama gue rata rata memakai pemain Wolfsburg pada umumnya semua, seperti ; Mario Gomez dan Paul-Georges Ntep di depan, di ssi tengah ada Riechedly Bazoer, Josuha Guilavogui, Jakub Blaszczykowski, dll. Plus para pemain incara di list of target [Menu di mana para pemain di bagian ini jika kita negosiasi akan mau bergabung dengan kita] seperti Aleix Vidal, Toby Alderweireld, Jack Wilshere, dan Kingsley Coman

Kita bisa lihat diatas, di posisi kiper saya memainakn Petr Cech, kiper asal Republik Ceko yang saya ambil dari Arsenal, sementara saya memasang 3 center bek di belakang dengan trio Mats Hummels, Kurt Zouma, dan Toby Alderweireld. Di lini tengah, duet Prancis yaitu Kante dan Pogba jadi andalan, alasanya simpel, Pogba mengatur serangan, Kante sebagai Holding Miedfilder. Sementara itu, di sisi sayap  saya memainkan Hazard dan Arjen Robben, tugas mereka naik turun membantu serangan dan bertahan. Di depan, saya memainkan trio Ronaldo, Messi, dan Romelu Lukaku.

Memang, formasi itu rada mirip sama yang dipakai Conte, bedanya terletak di sayap, saya memainkan pemain bertipe menyerang, sementara Conte memainkan pemain bertipe bertahan. Sisanya, sama.

Sementara itu, foto diatas adalah para pemain cadangan, di posisi striker ada nama Kun Aguero untuk melapisi Romelu Lukaku. Di bek, ada Naldo, Vertonghen, dan Erick Bailly sebagai pelapis tiga bek utama. Di tengah juga sama, ada Xhaka dan Rakitic, peran mereka pun sama seperti Pogba dan Kante, Rakitic sebagai playmaker, Xhaka lebih ke Holding Miedfilder. Di Sayap, secara bergantian Vidal, Bale, dan Coman menggantikan Sayap kanan kiri dan penyerang kanan kiri,

Mungkin akan muncul di benak kalian, dari mana sumber dana nya? Pertama, dari penjualan pemain. Dalam kurun waktu 1 tahun, saya mengambil para pemain dari youth teams, lalu ketika ia bersinar ia dijual dengan harga bahkan sampai 5 kali lipat, itu bisnis. Selain para pemain dari yotuh teams, juga para pemain dari tim utama. Kedua, jelas dari sponsor. Ketiga, dari gelar juara yang saya dapatkan.

Oke, sampai ketemu pada episode selanjutnya, tunggu kelanjutan skuad ini yang sedang berjuang untuk masuk fase grup Liga Champions agar bisa mencapai mimpi trible winners.

Tak terasa, Liga 1 sudah berjalan 1 putaran dan menyisakan beberapa pertandingan lagi, terhitung, tidak sedikit pemain asing debutan di Liga 1, namun tidak semuanya berujung manis. Kami akan membahas beberapa pemain asing yang cukup bersinar di Liga 1 ini meski berstatus debutan dan belum terlalu banyak adaptasi dengan kersanya sepakbola Indonesia.

1. Marc Anthony Klok
Pertama, kita bakal bahas tentang gelandang asal negeri kincir angin satu ini. Duet bersama Wiljan Pluim, ia bermain cukup impresif bersama PSM musim ini, andalanya adalah umpan panjang nya yang memanjakan para striker. Dengan 2 gol, 1 assist ditambah 74% operan suksenya, ia nampaknya ia sudah cukup membanggakan. Namun, penampilan apiknya ini sedikit tercemar dengan 1 kartu merahnya.

2. Sylvano Dominique Comvallius
Masih dengan pemain asal negeri kincir angin lagi, namun beda posisi dan beda klub. Dominiq adalah pemain Bali United yang berposisi sebagai penyerang tunggal, dengan tubuh jangkungnya, ia sangat sering membuat pertahanan lawan kocar kacir. Terhitung, ia mencetak 12 gol dan 1 assist, dengan nilai plus ia belum pernah mendapat kartu.

3. Marclei Cesar Chaves Santos
Datang ke Mitra Kukar dengan harapan yang cukup tinggi dari Mitra Mania karena diplot menggantikan sang pendahulu nya yang memilih hijrah ke tetangga yaitu Marlon da Silva, ia berhasil membuktikan semuanya dengan 9 gol dan 3 assist yang ia cetak. 

4. Peter Osaze Odemwingie
Kalau ini sih saya rasa sudah cukup banyak yang kenal, pemain asal Nigeria ini terkenal karena pernah memperkuat West Bromich Albion, lalu datang ke Indonesia dengan status marquee player. Di awal kedatanganya, ia mempunyai saingan berat yaitu Charlton Cole, namun Cole tampil diluar ekspektasi. Sejauh ini ia adalah top skorer Liga 1 dengan mencetak 13 gol dan 4 assist. 

Kali ini kita bakal bahas Tanaboon Kesarat, pemain Timnas Thailand. Posisi nya adalah bek tengah, sering juga sih bermain sebagai gelandang bertahan. Seperti yang saya bilang, dia adalah bek termahal se Thailand, atau bahkas Asia Tenggara ya (?) Pemain berusia 23 tahun itu dibeli oleh Chiangrai United dari SCG Muang Thong United dengan mahar 50 juta baht atau setara 1.16 juta paun atau sekitar 18,7 milliar rupiah, untuk ukuran Asia Tenggara, sudah cukup mahal, bukan?

 Eks Pelatih Timnas Thailand, Kiatisuk Senamuang pun mengatakan [ketika masih jadi pelatih Thailand] "Dia adalah pemain termahal, serta publik selalu menantikan hal yang istimewa darinya. Dengan nilai sebsar itu, dia tentunya tidak akan jadi penghuni bangku cadangan" Ujar Kiatisuk 

Oke, seperti biasa, saya akan menceritakan perjalanan karirnya hingga bisa seperti sekarang ini. Ia mengawali karir bersama Youth Team Bangkok Sports School di tahun 2008 selama 2 tahun. Lalu, ia dilirik klub professional pertama nya The Irron Bulls julukan Bangkok FC, disana ia hanya bermain satu tahun. Tahun 2012, ia berkesempatan menggunakan seragam BEC Tero Sasana selama 3 tahun sampai 2015, sempat juga awalnya dipinjamkan ke klub divisi dua Thailand, Ratchanburi Mitr Phol. Tahun 2016 awal, ia dipinjam oleh raksasa Thailand, Muang Thong United lalu ia pun di permanenkan oleh Muang Thong. 

Penampilan apiknya bersama Muang Thong membuat pemilik Chiangrai United, Mitti Tiyapairat kesemsem, sehingga ia hijrah ke Singha Stadium dengan banderol yang besar. Hingga kini ia masih aktif bermain di Chiangrai maupun Timnas Thailand. 

Dengan usia masih emas, ia mungkin bisa meningkatkan kualitasnya dan tidak menutup kemungkinan bermain di J League, K League Classic, A League, dll. Buat kalian yang ingin tau seberapa hebat Tanaboon Kesarat bermain, seberapa tangguh ia menghalau serangan lawan, boleh lihat video dibawah ini.
Release Clause Neymar sebesar €222 Juta siap ditebus PSG

Beberapa hari belakangan, kita disibukkan dengan berita yang bisa dibilang kocak, gokil namun benar adanya. PSG sangat berminat pada jasa striker Barca, Neymar da Silva dan mereka siap menebus release clause Neymar sebesar €222 Juta atau sekitar 3,4 triliun rupiah. Gila bukan? Sebuah media olahraga juga menyebutkan bahwa pada saat pertandingan Barca vs MU kemarin mungkin akan jadi match terakhir Neymar bersama Barca karena PSG akan secepat mungkin menyelesaikan negosiasi itu.

Entah benar atau salah kabar itu, jika memang Neymar akan pergi maka siapa yang akan menggantikanya di sisi kiri Barca, kami sendiri memiliki 3 calon kuat, yaitu Ousmane Dembele, Paulo Dybala, dan yang mengejutkan Kylian Mbappe.

Untuk Ousmane Dembele sendiri, penampilan apiknya bersama Dortmund musim lalu membuat Barca tertarik, Barca juga dari musim lalu tertarik ketika Dembele masih berlaga di Liga Prancis. Jika Neymar hengkang, bukan tidak mungkin Barca akan menebusnya dengan harga mahal.

Paulo Dybala? Kalo ini juga sejak ia bermain di Palermo diincar oleh Barca, sayang Barca kalah saing sama Juventus, namun pada saat itu juga Barca tidak terlalu menjadikan Dybala targetnya. Di Juve sendiri, ia jarang bermain seperti posisi Neymar, ia lebih sering di sisi kanan dan di belakang Gonzalo Higuain.

Nama terakhir ini, dia adalah incaran banyak klub di bursa transfer ini, dengan usia sangat belia, klub ingin menjadikan itu tumpuan di masa depan, ada banyak klub yang mengincar, mulai dari Manchester City, Real Madrid, dan terakhir Barca yang siap menebusnya. Untuk mendapatkan jasa Mbappe sendiri, itu bukan jalan mudah bagi Barca.
Subscribe to: Comments ( Atom )
Powered by Blogger.
Copyright 2014 Wahyu Rahmana Putra Blog.
Blogger Templates | Designed By OddThemes